Wisata Pantai Panggulawu Desa Pudonggala Konawe Utara

Tepat tanggal 30 November 2014, Saya dan teman-teman sekantor, mengadakan acara Liburan ke Pantai Pudonggala Konawe Utara. Tempat ini belum pernah...

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Opensource. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opensource. Tampilkan semua postingan

26 November 2013

Cara Mendapatkan Opensuse

Berikut adalah beberapa cara mendapatkan linux OpenSUSE :
1.  Download it
    Kita dapat mendownload linux openSUSE secara gratis, yang kita butuhkan adalah tentunya sebuah koneksi internet untuk dapat melakukan proses download. Kita dapat memilih apakan ingin men-download file iso dalam bentuk DVD yang berkapasitas sekitar 4 Gb yang pastinya lebih lengkap atau kah sebagai permulaan kita memilih file Live Image DVD/USB yang lebih ringan kurang lebih sekitar 700 Mb.
    Silahkan pilih salah satu link di bawah ini untuk men-download openSUSE :
    Dengan kita menggunakan file iso dalam bentuk DVD 4Gb, yang mana di dalam DVD mencakup semua perangkat lunak yang dibutuhkan untuk instalasi dasar, terdapat banyak paket aplikasi yang kita butuhkan serta kita dapat membuat sebuah repositori (daftar kumpulan software) secara lokal dengan memanfaatkan file DVD tersebut. File DVD ini juga mendukung banyak lokalisasi banyak bahasa.
    Berbeda dengan DVD,  Live Image DVD/USB mempunyai kapasitas file yang lebih kecil dan tentunya kita hanya membutuhkan sedikit waktu untuk men-downloadnya. Dengan Live Image USB, kita dapat menjalankan openSUSE secara Live atau tanpa perlu diinstal, yang mana proses Live ini berjalan pada USB Stick dengan memanfaatkan sedikit RAM. Live Image USB tidak mencakup semua basis penginstalan paket-paket dan lokalisasi sehingga paket ini dapat kita instal nanti setelah kita memlihat tampilan dan fitur-fitur openSUSE secara live. Proses Live ini berjalan secara otomatis yang dijalankan dari Yast Software Management.
2.  Buy Cheap Unofficial Media
    Ada banyak WebShop yang menawarkan untuk menjual media yang tidak resmi (DVD/USB Stick) dengan harga yang sangat murah. Hal ini tentu saja benar-benar legal, karena kita menggunakan linux yang tentunya opensource. Ini tentunya mempermudah dalam kesuliatan men-download dan membakar media sendiri dan resiko berikutnya adalah kesalahan/corrupt.
3.  Beli Box Set

    Ada perusahaan yang menjual openSUSE dalam (bahasa Jerman) kotak dengan dukungan, dan barang tambahan disertakan, lihat:
4.  Dapatkan Source kode

    Anda dapat menemukan kode sumber untuk semua paket gratis di openSUSE sini, dalam bentuk file RPM sumber:
    http://download.opensuse.org/pub/opensuse/source/distribution/13.1/repo/oss/suse/src/

23 November 2013

Beralih ke GNU / Linux

Beralih ke sistem operasi baru dan sangat susah dan tentunya perlu sebuah upaya besar tetapi tentu saja Anda tidak perlu beralih sepenuhnya, tidak ada yang mencegah kita untuk menggunakan beberapa jenis sistem operasi, bahkan pada komputer yang sama. Kali ini saya akan menjelaskan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum merambah ke dunia yang indah tentunya dengan GNU / Linux :D Semangat..
Mengapa menggunakan GNU / Linux?
Ada banyak alasan mengapa jutaan orang memilih menikmati menggunakan GNU / Linux. Ada berupa alasan teknis, financial atau estetika tergantung pada pandangan pribadi masing-masing orang. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan paling umum untuk memilih GNU / Linux :
  • Keamanan - Virus, spyware, dll adalah masalah yang selalu ada.
  • Maintanence - Lupakan scanning virus dan spyware, defragmenting, membersihkan database registry, sering reboot dll
  • Stabilitas - GNU / Linux sangat stabil. 
  • Kebebasan Software / open source - Anda dapat menjalankan perangkat lunak yang Anda inginkan, mempelajari kode sumber, memodifikasi, berbagi. Tidak ada Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir yang rumit.
  • Standar terbuka - GNU / Linux dan aplikasi untuk itu, umumnya mendukung standar terbuka, sehingga memungkinkan untuk beroperasi mulus dengan platform lain dan membantu Anda menghindari vendor lock-in.
  • Komunitas - GNU / Linux telah digambarkan sebagai "tim di seluruh dunia olahraga".
  • Ekonomi - Kebanyakan GNU / Linux-distribusi dapat didownload gratis dan yang sama berlaku untuk sejumlah besar aplikasi di linux. Hardware yang dibutuhkan hanyalah dengan spesifikasi sederhana, jadi kita tidak perlu mengupgrade perangakt yang kita gunakan.
  • Legalitas - Ada banyak aplikasi yang gratis dan legal untuk kita gunakan, bahkan kita dapat menyebarluaskan atau memasarkannya dan kita mendapat keuntungan dari pemasaran.
  • Transparansi - Kebanyakan distribusi GNU / Linux yang dikembangkan di tempat terbuka, menggunakan milis umum, saluran IRC publik, bugtrackers publik, fitur pelacak publik dll.
  • Perbedaan - Ada banyak distribusi GNU / Linux yang berbeda-beda, jadi kita dapat mendapatkan pengalaman yang berbeda-beda pula saat menggunakannya.
  • Privasi - Free software umumnya akan menghormati privasi Anda, dan kode sumber tersedia untuk umum memberikan beberapa perlindungan terhadap backdoors dan semacamnya.
  • Mencoba sesuatu yang baru - Banyak hal yang berbeda-beda dan dapat dipelajari dan tentunya ini dapat memotivasi banyak orang untuk menggunakannya juga.
  • Dan ... tentunya ini semua sangat menyenangkan.
Meskipun ada banyak keuntungan saat kita menggunakan GNU / Linux, namun ada beberapa hal yang akan kita hadapi saat kita menggunakan sistem operasi baru ini misalnya :
  • Anda harus belajar dari awal saat menggunakan sistem baru ini, dan tentunya kita akan melupakan cara-cara yang biasa kita gunakan saat kita menggunakan sistem operasi yang lama.
  • Aplikasi dan Gemes menghilang. Kita akan kehilangan banyak aplikasi familiar yang biasa kita gunakan misalnya MS Office, Photoshop, dan games-games besar yang biasa kita mainkan. Kita bisa menggunakan Dual Boot atau Wine untuk mengatasi masalah ini hingga kita terbiasa menggunakan Linux.
  • Kurang dukungan Hardware. Sebagian besar GNU / Linux mendukung berbagai macam parangkat keras, tapi tidak semua hardware dapat didukung saat menggunakan linux ini, jadi kita akan mendapatkan masalah tentunya.
  • Sering kali kita akan mendapatkan masalah saat menggunakan GNU / Linux ini, jadi kita akan sering membutuhkan bantuan orang lain untuk memecahkannya atau kita akan sering mencari bantuan referensi melalui sistem online.
Karena peralihan ke GNU / Linux tidak mudah, ada bebepa saran seperti berikut :
  • Jadilah realistis. Jangan berharap untuk menguasai GNU / Linux hanya dalam 1 satau 2 minggu saja seperti bagaimana kita menguasai sistem operasi sebelumnya. Kita mungkin membutuhkan waktu 10 tahun atau lebih untuk menguasainya, dan kita tidak bisa berharap agar sistem ini bisa jadi sempurna.
  • Beralih secara bertahap. Mulailah dengan menginstal sistem GNU / Linux dengan sistem Dual Boot dengan sistem sebelumnya atau mungkin berjalan pada Mesin Virtual saja. Mulailah dengan belajar dari dasar-dasar dan pecahkanlah masalah yang ditemukan satu per satu.
  • Mintalah bantuan. Jangan takut untuk bertanya dan memulai meminta bantuan kepada orang lain, di komunitas atau mulai bertanya secara online.
Jika kita sudah mulai menggunakan aplikasi di GNU / Linux maka kita akan lebih mudah dalam peralihan nantinya. Ada beberapa aplikasi di GNU / Linux yang dapat kita gunakan secara gratis dan aplikasi-aplikasi ini tentunya sudah sering kita temukan pada sistem sebelumnya bahkan sebagian besar aplikasi ini terdapat di Mac OSX juga.

Aplikasi yang bebas digunakan
Firefox (Web Browser)
Thunderbird (E-mail Client)
SeaMonkey (Internet Application Suite)
Pidgin (Instant Messaging)
FileZilla (FTP Client)
qBittorent (Bittorrent Client)
QuteCom (VoIP)
Linphone (VoIP)
gPodder (Podcast Manager)
BlueGriffon (HTML Editor)
GIMP (Advanced Image Editing)
Inkscape (Vector Graphics)
Hugin (Panorama Photo Stitcher)
LibreOffice (Office Suite)
Scribus (Desktop Publishing)
GnuCash (Personal/small business accounting)
Abiword (Simple Word Processor)
FreeCAD (3D CAD)
LibreCAD (2D CAD)
Blender (3D Animation)
Calibre (E-book manager)
VLC (Media Player)
SMPlayer (Video Player)
UMPlayer (Video Player)
Clementine (Audio Player)
Audacity (Audio Editing)
LMMS (Music Creation)
Kid3 (Music Tagger)
Marble (Desktop Globe)
Gramps (Genealogical Research/Family Tree)
Stellarium (Planetarium)

Aplikasi yang tidak bebas digunakan
Opera (Web Browser)
Google Chrome (Web Browser)
Skype (VoIP)
Google Earth (Maps)
Adobe Reader (PDF Reader)
Desura (Distribution service for games)
Draftsight (CAD)

14 November 2013

Sistem Operasi Linux Opensuse

Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara pemakai komputer dan perangkat keras komputer. Maksud dari sistem operasi adalah menyediakan satu lingkungan tempat pemakai dapat mengeksekusi program-program. (Bambang Hariyanto, 2007:2).
Sistem operasi adalah suatu program yang mengontrol eksekusi program-program aplikasi dan berfungsi sebagai interface antara pengguna komputer dengan hardware komputer. (William Stallings, 2003:45)

2.1.1 Sejarah Sistem Operasi
Sistem operasi telah berevolusi sejak komputer diciptakan. Sistem operasi dan arsitektur komputer saling mempengaruhi. Menurut Bambang Hariyanto (2007:31) Perkembangan sistem komputer dapat dibagi menjadi empat kurun waktu (generasi), yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

12 Februari 2012

Screenshot Linux openSUSE 12.1 KDE

Dengan dirilisnya linux openSUSE 12.1 yang merupakan hasil kerjasama Novell selaku pengembang distro linux dengan Microsoft. Banyak sekali perubahan baik dari segi tampilan maupun kemampuannya. Dibawah ini adalah hasil screenshot dari linux openSUSE 12.1 kde yang mana kali ini bertema All Green.

Desktop KDE tampilan standar yang tentunya lebih user friendly dibanding dengan desktop GNOMEnya.








Desktop KDE dengan pannel plasma image desktop.







Rilis openSUSE 12.1 All Green

Bagi pecinta dan komunitas OpenSUSE, pada tanggal 16 November kemarin, OpenSUSE telah merilis OpenSUSE 12.1. Pada rilis terbaru ini, OpenSUSE menyertakan berbagai per- angkat lunak bebas dan terbuka terbaiknya. Mulai dari impro- visasi desktop yang menyer- takan GNOME 3.2, teknologi Cloud dengan ownCloud, aplikasi snapshot Snapper dan banyak lagi.




Silahkan download pilih link download di bawah ini :
Untuk lebih jelasnya tentang rilis terbaru dari linux openSUSE 12.1 ini, silahkan kunjungi situs resminya di http://software.opensuse.org/121/en

11 Februari 2012

Sejarah Linux

Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).